ayobaca.co, Kutai Kartanegara — Seorang pria tanpa identitas (M.r X) ditemukan meninggal dunia di sebuah pondok di KM 25 Jalan Poros Tenggarong–Kota Bangun, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 16.00 WITA.
Penemuan mayat tersebut pertama kali dilaporkan oleh Hardi (48), seorang petani yang berniat mengantarkan makanan ke pondok milik Sutopo Gasief (57), tempat Mr. X tinggal selama beberapa tahun terakhir.
Saat tiba di pondok, Hardi melihat pintu terbuka dan kelambu tampak terjulur keluar. Curiga dengan kondisi tersebut, ia kemudian memanggil rekannya, Sarwani, dan menghubungi Ketua RT 05 Loa Ipuh Darat, Dedi, untuk meneruskan informasi kepada Bhabinkamtibmas Loa Ipuh Darat, Aiptu Lenhard.
Beberapa saat kemudian, Hardi bersama Sarwani, Ketua RT Dedi, dan Bhabinkamtibmas mendatangi pondok tersebut. Mereka menemukan Mr. X dalam kondisi tidak bernyawa dengan tubuh telah mengalami pembusukan kering. Temuan ini lalu dilaporkan kepada Polres Kutai Kartanegara.
Tim gabungan Pamapta III, piket Reskrim, piket Sabhara, serta Unit Inafis Polres Kukar langsung menuju lokasi dan melakukan olah TKP.
Hasil pemeriksaan awal Unit Inafis menunjukkan korban diperkirakan telah meninggal cukup lama. Sejumlah bagian tubuh hilang, termasuk organ dalam dan pergelangan tangan serta kaki. Pakaian korban juga ditemukan dalam kondisi robek dan tercabik, diduga akibat gigitan hewan liar.
Identitas korban hingga kini belum diketahui. Warga hanya mengenalnya dengan panggilan Heri, pria yang telah tinggal di pondok tersebut selama sekitar enam tahun dan bekerja menyadap getah karet. Saksi menyebut korban sering mengeluhkan sakit dan mengalami pembengkakan tubuh.
Kepala SPKT Polres Kutai Kartanegara, IPTU Munasir, membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut.
“Setelah menerima laporan, kami segera mengerahkan personel ke lokasi. Tim Inafis telah melakukan olah TKP dan mengamankan area untuk memastikan seluruh bukti dapat didokumentasikan dengan baik,” ujar IPTU Munasir.
“Jenazah sudah kami bawa ke RSUD A.M. Parikesit untuk pemeriksaan medis lebih lanjut. Saat ini identitas korban masih dalam proses pendalaman, dan kami menunggu hasil visum serta keterangan saksi yang akan diperiksa pada hari berikutnya,” tambahnya.
“Kami mengimbau masyarakat yang merasa mengenali ciri-ciri korban atau pernah berinteraksi dengan yang bersangkutan untuk melaporkan kepada Polres Kukar guna membantu proses identifikasi.”
Polres Kutai Kartanegara telah melakukan serangkaian tindakan, antara lain mendatangi dan mengamankan TKP, memasang police line, melaksanakan olah TKP oleh Tim Inafis, membawa jenazah ke RSUD A.M. Parikesit Tenggarong Seberang untuk visum et repertum, serta mengamankan barang bukti dari lokasi. Pemeriksaan lengkap para saksi dijadwalkan dilakukan pada Jumat (5/12/2025).(danny)
