ayobaca.co, Samarinda — Keributan antar saudara kandung nyaris berujung aksi kekerasan di Jalan Wiratama, Kelurahan Air Hitam, pada Jumat (2/1/2026) menjelang tengah malam. Beruntung, situasi berhasil diredam setelah personel Pamapta II Polresta Samarinda turun tangan.
Peristiwa tersebut dipicu oleh kesalahpahaman komunikasi dalam keluarga. Insiden bermula saat sang kakak menegur ayahnya dengan nada tinggi akibat keterbatasan pendengaran orang tua mereka. Teguran itu kemudian disalahartikan oleh sang adik sebagai tindakan tidak sopan, sehingga memicu adu mulut yang berujung keributan.
Ketegangan semakin meningkat ketika salah satu pihak sempat mengambil senjata tumpul berupa linggis dan kampak, sehingga membuat warga sekitar merasa resah dan khawatir akan terjadinya bentrok fisik.
Mendapat laporan masyarakat, personel Pamapta II Polresta Samarinda bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di tempat, petugas langsung mengamankan situasi dan menenangkan kedua belah pihak guna mencegah terjadinya penganiayaan.
Pamapta Polresta Samarinda, Ipda Yudiansyah mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penyelesaian masalah secara kekeluargaan.
“Kami menerima laporan adanya keributan keluarga yang sudah melibatkan senjata tumpul. Begitu tiba di TKP, kami langsung meredam emosi kedua pihak agar tidak terjadi kekerasan. Selanjutnya, kedua belah pihak beserta saksi kami amankan ke Polsek Samarinda Ulu untuk dilakukan mediasi,” ujarnya.
Setelah dilakukan pengamanan, situasi di lokasi kejadian kembali kondusif. Tidak ditemukan adanya korban luka dalam insiden tersebut.
Polresta Samarinda mengimbau masyarakat agar menyelesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin serta segera menghubungi aparat kepolisian melalui layanan 110 apabila terjadi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.(danny)












