
Ayobaca.co, Kutai Kartanegara – Profesi pemadam kebakaran kini tak lagi dipandang hanya sebagai pekerjaan berisiko tinggi, tetapi juga sebagai profesi yang mulia dan menginspirasi. Di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), minat anak-anak terhadap profesi ini semakin meningkat, berkat edukasi dan pendekatan kreatif yang dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kukar.
Kepala Damkarmatan Kukar, Fida Hurasani, mengatakan sejak tahun 2023 pihaknya gencar melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah, terutama di tingkat dasar. Tujuannya agar anak-anak mengenal lebih dekat peran penting petugas pemadam kebakaran dalam melindungi masyarakat dan menyelamatkan nyawa.
“Pemadam kebakaran adalah profesi seperti polisi, tentara, atau tenaga medis. Bahkan mainan pemadam kebakaran yang dijual di toko-toko sebenarnya bagian dari pengenalan profesi ini sejak dini,” ujar Fida, Senin (10/11/2025).
Menurutnya, banyak anak kini bercita-cita menjadi pemadam kebakaran karena mengagumi keberanian dan rasa kemanusiaan yang dimiliki para petugas. Ia menilai hal itu sebagai tanda positif bahwa generasi muda mulai menumbuhkan jiwa penolong dan empati sosial sejak dini.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya menganggap profesi ini keren, tetapi juga memahami bahwa membantu orang lain adalah tindakan yang sangat berharga,” tambahnya.
Untuk menarik minat anak-anak, Damkarmatan Kukar juga tengah merancang program edukasi berbasis permainan (fun learning). Dalam kegiatan ini, anak-anak dapat melihat langsung kendaraan dan peralatan pemadam kebakaran, serta bermain menggunakan miniatur peralatan pemadam yang dirancang khusus untuk edukasi.
“Kami ingin dunia pemadam kebakaran terasa dekat dengan anak-anak. Mereka belajar sambil bermain, mengenal alat, cara kerja tim, dan pentingnya disiplin dalam bertugas,” jelas Fida.
Program ini direncanakan mulai dijalankan secara masif pada tahun 2025 di sekolah-sekolah di wilayah Kukar. Fida berharap, kegiatan tersebut tidak hanya menumbuhkan rasa bangga terhadap profesi pemadam kebakaran, tetapi juga membangun kesadaran keselamatan sejak usia dini.
“Harapan kami, semakin banyak anak-anak Kukar yang punya cita-cita menjadi pemadam kebakaran. Tapi lebih dari itu, kami ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang berani, peduli, dan siap menolong sesama,” ujarnya menutup.
Dengan pendekatan edukatif yang menyenangkan ini, Damkarmatan Kukar tidak hanya membentuk generasi muda yang mengenal profesi kemanusiaan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai tanggung jawab dan solidaritas yang menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.(Adv)
