
Ayobaca.co, Tenggarong – Memasuki masa peralihan musim yang tidak menentu antara panas dan hujan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, baik di lingkungan rumah tangga maupun di kawasan padat penduduk.
Kasi Pemadaman dan Investigasi Damkarmatan Kukar, Muksin, saat ditemui di Markas Komando (Mako) Damkarmatan Kukar, Jalan Aji Pangeran Mangkunegoro, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Senin (11/11/2025), mengatakan bahwa perubahan cuaca yang tidak stabil seringkali menjadi faktor pemicu berbagai insiden, termasuk kebakaran yang diakibatkan oleh kelalaian maupun gangguan teknis.
“Sekarang ini kondisi cuaca tidak menentu. Kadang panas terik, beberapa jam kemudian hujan deras. Perubahan suhu seperti ini bisa memengaruhi kondisi peralatan listrik, terutama yang sudah lama atau tidak berstandar. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa sebagian besar kasus kebakaran di Kukar dalam beberapa tahun terakhir disebabkan oleh dua hal utama, yaitu korsleting listrik dan kelalaian penggunaan kompor. Karena itu, Muksin secara khusus menyampaikan imbauan kepada para ibu rumah tangga agar lebih cermat dalam beraktivitas di dapur.
“Pastikan kompor benar-benar dimatikan setelah digunakan, periksa kembali instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah, dan jangan gunakan kabel atau alat elektronik yang tidak berstandar SNI,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar, terutama dari bahan mudah terbakar seperti tumpukan sampah kering atau rumput yang dibiarkan menumpuk di pekarangan. “Hal kecil seperti ini seringkali memicu api, apalagi saat cuaca panas dan angin kencang,” tambahnya.
Damkarmatan Kukar juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dan melaporkan segera kepada petugas apabila melihat potensi bahaya kebakaran di lingkungan sekitar. “Pencegahan adalah langkah terbaik. Kami siap siaga 24 jam, tapi akan jauh lebih baik kalau kebakaran tidak sampai terjadi,” pungkas Muksin.
