
Ayobaca.co, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak melalui pembangunan infrastruktur dasar di tingkat desa.
Komitmen ini diwujudkan dengan pembangunan dan peresmian tiga posyandu baru di Kecamatan Sebulu pada Selasa (13/5/2025).
Fasilitas kesehatan tersebut berada di dua desa, yakni Sebulu Ilir dan Sebulu Ulu.
Ketiga posyandu yang diresmikan terdiri dari Posyandu Melati Ungu dan Posyandu Kenanga di Desa Sebulu Ilir, serta Posyandu Cempaka Ungu di Desa Sebulu Ulu.
Pembangunan ini menjadi bagian dari program Pemkab Kukar dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat desa, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan anak-anak.
Kepala Desa Sebulu Ilir, Chandra Wijaya, mengungkapkan rasa syukur atas berdirinya dua posyandu baru di wilayahnya.
Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami sangat bersyukur. Ini adalah pembangunan yang sudah lama ditunggu warga dan akan sangat bermanfaat, terutama bagi pelayanan kesehatan ibu dan anak,” ujarnya.
Chandra juga menambahkan bahwa posyandu bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi wadah interaksi dan edukasi masyarakat.
Dengan adanya dua bangunan baru yang representatif, ia optimistis pelayanan akan semakin baik dan cakupannya lebih luas.
“Kami akan mendorong partisipasi warga agar posyandu ini benar-benar aktif dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar, menjelaskan bahwa pembangunan ketiga posyandu tersebut merupakan bagian dari program kegiatan fisik tahun anggaran 2024.
Ia mengatakan bahwa pemilihan lokasi dilakukan berdasarkan skala kebutuhan dan ketersediaan lahan yang memungkinkan pembangunan.
Elvandar juga menjelaskan bahwa ketiga posyandu telah dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti meja, kursi, alat timbang, dan peralatan lainnya untuk menunjang pelayanan kesehatan.
“Kami memastikan bahwa seluruh fasilitas yang dibangun langsung bisa difungsikan dan dimanfaatkan oleh kader posyandu bersama masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, meskipun Kukar memiliki lebih dari 800 posyandu, masih banyak yang belum memiliki bangunan maupun fasilitas memadai.
Oleh karena itu, pembangunan dan penguatan posyandu akan terus menjadi prioritas.
“Tiga posyandu di Sebulu ini merupakan bagian dari langkah bertahap. Masih banyak PR yang harus kami selesaikan, tapi ini adalah upaya nyata untuk mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat desa,” pungkasnya. (Adv/dpmd kukar)
