Cepat Tanggap, Damkarmatan Amankan Warga Loa Kulu dari Ancaman Tawon

Tim Damkarmatan Loa Kulu Sedang Mengamankan Sarang Tawon

ayobaca.co, Kutai Kartanegara – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara kembali menunjukkan respons cepat dalam melayani masyarakat. Kali ini, Pos Sektor Damkarmatan Kecamatan Loa Kulu berhasil menuntaskan penanganan sarang tawon yang meresahkan warga di Desa Sepakat, Kecamatan Loa Kulu, pada Kamis (21/8/2025) malam.

Laporan mengenai keberadaan sarang tawon tersebut disampaikan oleh warga bernama Agus Wijaya sekitar pukul 18.28 Wita. Tidak menunggu lama, tim Damkarmatan segera bergerak ke lokasi di Jalan Jenderal A. Yani, Gang Melati RT 04.

Empat personel diturunkan dalam operasi ini, yakni Dede Cece, Dwi Saputra, Catur Lantang Gumelar, serta Juni Darmawan. Mereka dipimpin langsung oleh Danru 2 Pos Loa Kulu, Hendri Purwanto.

Dalam penanganan, petugas mengerahkan sejumlah peralatan pendukung, antara lain mobil AVP, tangga, alat pelindung diri (APD) lengkap, senter, hingga oli dan bensin sebagai media pengendali serangan tawon. Reng kayu juga dipakai untuk membantu proses evakuasi sarang. Meski berlangsung pada malam hari, pekerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Damkarmatan menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama masyarakat yang segera melapor jika menemukan gangguan satwa berbahaya di lingkungan sekitar.

“Kami terus mengimbau warga agar tidak melakukan penanganan sendiri karena cukup berisiko. Segera hubungi pos terdekat, petugas kami siap membantu,” terang Kepala Damkarmatan Kukar, Fida Hurasani.

Ia juga menambahkan jika melihat binatang berbahaya, seperti ular, tawon, lebah agar bisa melaporkan ke Damkarmatan.

“Jika masyarakat melihat ular, tawon, atau lebah agar bisa melapor ke kami, dan tidak untuk menangani situasi tersebut sendirian tanpa bantuan profesional,” tambahnya.

Hingga pukul 19.32 Wita, operasi resmi dinyatakan selesai dan situasi kembali aman serta terkendali. Kehadiran Damkarmatan di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman, tidak hanya dari ancaman kebakaran tetapi juga gangguan satwa yang membahayakan. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *