Damkarmatan Kukar Berhasil Padamkan Kebakaran Limbah Ban di Loa Lepu

Personel Damkarmatan Kukar dan Redkar saat memadamkan limbah ban yang terbakar di Tenggarong seberang.

Ayobaca.co, Kutai Kartanegara – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menunjukkan kesigapan dan koordinasi yang solid dalam menangani kebakaran. Kali ini, api yang membakar limbah ban bekas di Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, berhasil dikendalikan berkat kerja cepat petugas bersama relawan dan masyarakat setempat pada Minggu siang (12/10/2025).

Kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan oleh Agus, anggota Relawan Kebakaran (Redkar) Loa Lepu, sekitar pukul 14.23 WITA. Menanggapi laporan itu, Regu 2 Pos Damkarmatan Tenggarong Seberang yang terdiri dari Andi Ariadi, Dedy Suhendar, dan Rinda Triharjanto segera bergerak menuju lokasi sejauh kurang lebih 11 kilometer dari pos sektor.

Setibanya di lokasi, tim mendapati tumpukan limbah ban bekas yang terbakar dengan luas area sekitar 10 meter persegi. Kobaran api sempat menimbulkan kepulan asap tebal, namun berkat respons cepat dan kerja sama lintas unsur, situasi segera dapat dikendalikan.

Petugas menggunakan mobil Kajama lengkap dengan selang 1,5 inci, nozzle, Y connection, serta pompa hisap Tohatsu untuk memadamkan api secara menyeluruh. Upaya pemadaman juga mendapat dukungan dari Mako Induk Tenggarong, Redkar Loa Lepu, dan masyarakat sekitar. Sekitar pukul 16.00 WITA, api berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian berarti.

Kepala Damkarmatan Kukar, Fida Hurasani, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara petugas dan masyarakat dalam penanganan kebakaran tersebut.

“Kebersamaan antara petugas, relawan, dan warga menjadi kunci utama keberhasilan di lapangan. Kami berterima kasih atas respon cepat seluruh pihak yang turut membantu,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam membuang atau menumpuk bahan mudah terbakar seperti ban bekas, terutama di area terbuka.

“Kebakaran limbah sering kali tampak sepele, padahal berisiko menimbulkan asap pekat dan gangguan kesehatan. Mari kita cegah bersama,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa Damkarmatan Kukar terus hadir sebagai salah satu garda terdepan dalam menjaga keselamatan warga dan lingkungan, dengan mengedepankan kecepatan, kerja sama, dan dedikasi pelayanan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *