
Ayobaca.co, Kutai Kartanegara – Respons cepat kembali ditunjukkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), melalui tim Mako Induk Tenggarong, yang mengevakuasi sebuah ponsel milik warga yang terjatuh ke sungai di Jalan S. Parman, Kecamatan Loa Kulu, pada Minggu malam (12/10/2025).
Peristiwa bermula ketika pelapor bernama Roby usai makan dan hendak mengambil minum. Saat mengenakan tas selempang, ia tidak menyadari bahwa resleting tas belum tertutup rapat.
“Setelah tas saya pasang dan berdiri untuk mengambil minum, saya dengar ada yang jatuh. Setelah saya cek, ternyata HP saya terjatuh ke sungai,” ujar Roby kepada petugas Damkarmatan Kukar.
Mendapat laporan pada pukul 20.43 Wita, tim Damkarmatan Kukar segera mengerahkan empat personel ke lokasi kejadian, yakni M. Rangga Febrian, Proklananda Alfandisyah, Derry Septha Noer, dan Muhammad Arief Saputra. Petugas datang menggunakan unit rescue dan membawa satu set perlengkapan selam untuk melakukan pencarian di dasar sungai.
Berbekal keterampilan dan koordinasi yang baik, proses pencarian berlangsung sekitar 45 menit. Akhirnya, ponsel berhasil ditemukan dan diangkat oleh petugas dalam keadaan utuh meski sempat terendam air.
Aksi cepat tanggap ini mendapat apresiasi dari pelapor. “Saya sangat berterima kasih kepada tim Damkarmatan Kukar. Mereka datang dengan cepat dan langsung membantu tanpa banyak syarat,” ujar Roby dengan lega.
Kepala Damkarmatan Kukar, Fida Hurasani, memberikan apresiasi kepada tim yang bertugas malam itu. Menurutnya, tugas Damkarmatan bukan hanya menangani kebakaran, tetapi juga siap membantu warga dalam berbagai kondisi darurat dan kemanusiaan.
“Petugas kami siap siaga 24 jam. Tidak hanya untuk kebakaran, tapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan dalam berbagai situasi. Ini bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang humanis dan responsif,” ujarnya.
Melalui kegiatan seperti ini, Damkarmatan Kukar terus menunjukkan dedikasinya sebagai salah satu garda terdepan pelayanan publik, yang tak hanya fokus pada penanganan api, tetapi juga selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan cepat dan tulus.(Adv)
