
ayobaca.co, Kukar – Pemerintah Desa (Pemdes) Segihan, Kecamatan Sebulu, terus berupaya memajukan sektor pertanian dengan melibatkan generasi muda. Melalui program petani milenial, desa ini mendorong penerapan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya.
“Kami ingin petani di Segihan tidak hanya bergantung pada cara konvensional. Dengan melibatkan petani milenial, teknologi bisa dimanfaatkan untuk mempercepat dan meningkatkan hasil pertanian,” kata Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi.
Program petani milenial di Segihan difokuskan pada budidaya perikanan dengan sistem bioplog serta pertanian buah-buahan seperti jambu kristal. Saat ini, ada 12 petani muda yang telah dilatih untuk menjadi mentor bagi masyarakat.
Untuk mendukung program ini, Pemdes Segihan mengalokasikan Rp600 juta dari Dana Desa (DD) guna meningkatkan infrastruktur pertanian, termasuk pembangunan irigasi, jalan tani, embung, dan drainase.
“Infrastruktur yang memadai sangat penting agar petani bisa lebih mudah dalam proses produksi dan distribusi hasil panen,” jelas Hendra.
BUMDes juga turut berperan dalam menampung dan memasarkan hasil pertanian warga. Bahkan, 20% dari Dana Desa dialokasikan untuk pembibitan, pupuk, serta kebutuhan pertanian lainnya.
“Kami optimis dengan dukungan infrastruktur dan inovasi dari petani milenial, sektor pertanian di Desa Segihan akan terus maju,” tutupnya. (Adv/yh)
