ayobaca.co, Tenggarong – Operasi Patuh Mahakam 2025 yang digelar jajaran Polres Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat lonjakan signifikan jumlah pelanggaran lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya. Data terakhir menyebutkan sebanyak 604 pelanggaran berhasil ditindak selama operasi berlangsung, meningkat tajam dari 414 pelanggaran pada tahun 2024.
Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, mengatakan sebagian besar pelanggaran dilakukan oleh pengendara sepeda motor. Jenis pelanggaran terbanyak antara lain tidak menggunakan helm, pengendara di bawah umur, serta pengendara yang membonceng lebih dari satu orang.
“Jumlah pelanggaran tahun ini meningkat cukup tajam dibandingkan tahun lalu. Rata-rata pelanggar adalah pengendara sepeda motor,” ujar AKP Fandoli saat dikonfirmasi, Rabu (30/7/2025).
Operasi Patuh Mahakam dilaksanakan secara menyeluruh di wilayah hukum Polres Kukar, dengan melibatkan seluruh jajaran hingga tingkat polsek. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan dan keselamatan berlalu lintas.
Sementara itu, terkait pelanggaran overdimensi dan overloading (ODOL), Fandoli menyampaikan bahwa pihaknya belum melakukan penindakan hukum. Saat ini, pelanggaran ODOL masih dalam tahap sosialisasi sesuai arahan dari Korlantas Mabes Polri.
“Penindakan kemungkinan baru akan dilakukan tahun depan, karena proses penyesuaian kendaraan ke standar pabrikan masih membutuhkan waktu, dan fasilitas bengkel pun masih terbatas,” jelasnya.
Sebagai operasi rutin tahunan, Operasi Patuh Mahakam menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam menekan angka kecelakaan dan menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas.
“Harapannya, para pelanggar bisa sadar dan tidak mengulangi pelanggaran yang sama ke depannya,” tutup AKP Fandoli.
Penulis : Rahmiatul Daniansyah
- Editor : Lutfi
