Pemkab Kukar dan SKK Migas Perkuat Sinergi, Fokus pada Pemberdayaan SDM Lokal

ayobaca.co, Tenggarong – Hubungan erat antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dan SKK Migas Kalimantan-Sulawesi (Kalsul) kembali diperkuat melalui kunjungan kehormatan yang berlangsung pada Selasa (29/7/2025), di Pendopo Odah Etam, Tenggarong.

Kepala SKK Migas Kalsul bersama para pimpinan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) wilayah Kukar dan jajaran direksi hadir langsung menemui Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. Kunjungan ini menjadi ajang penting untuk membahas kelanjutan kerja sama, khususnya di bidang peningkatan sumber daya manusia (SDM) lokal.

Aulia menyambut baik kunjungan tersebut. Dalam pertemuan hangat itu, ia mengungkapkan apresiasi atas komitmen SKK Migas dan para K3S yang selama ini telah mendukung program-program pemberdayaan masyarakat di Kukar.

“Salah satu fokus utama kami adalah peningkatan kualitas SDM. Selama ini sudah ada kerja sama pelatihan dan alhamdulillah memberikan dampak nyata bagi anak-anak daerah,” tutur Aulia.

Ia mencontohkan program pelatihan tahun lalu yang berhasil melatih sekitar 600 peserta. Dari jumlah itu, 40 orang mengikuti pelatihan pengelasan bawah laut (underwater welding) melalui lembaga bersertifikasi Pertamina.

“Yang membanggakan, mereka langsung direkrut bekerja di Pertamina setelah lulus pelatihan. Ini bukti bahwa kolaborasi kita bisa menciptakan perubahan nyata,” tambahnya.

Tahun ini, pelatihan serupa kembali disiapkan. Draft Nota Kesepahaman (MoU) telah diajukan ke Jakarta untuk proses verifikasi. Jika semua berjalan lancar, pelatihan akan segera digulirkan.

Selain pelatihan, Bupati Aulia juga memperkenalkan 17 Program Dedikasi Kukar yang mencakup berbagai sektor strategis. Ia berharap SKK Migas dan K3S bisa ikut berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program-program tersebut.

“Kami ingin membangun Kukar tidak sendirian. Kolaborasi seperti ini sangat kami butuhkan, agar pembangunan berjalan lebih cepat, tepat, dan menyentuh langsung masyarakat,” ujarnya.

Pertemuan ini tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tapi juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan industri migas dalam mendorong pembangunan inklusif.

“Semoga hubungan yang harmonis ini terus terjaga dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Kutai Kartanegara,” pungkas Aulia.

Penulis : Danny

Editor : Lutfi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *