
ayobaca.co, Tenggarong – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menunjukkan kesigapannya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pada Minggu (28/09/2025) siang, Unit Rescue Damkarmatan Kukar menerima laporan dari seorang warga bernama Aldi Budiaris terkait dua unit handphone yang tidak sengaja terjatuh ke Sungai Mahakam, tepat di depan Museum Mulawarman Tenggarong, saat prosesi adat mengulur naga berlangsung.
Menerima laporan tersebut, tim Damkarmatan Kukar langsung bergerak cepat. Sebanyak empat personel diturunkan, masing-masing Ahmad Sudirman, Dedi Purnawa Irawan, Oktavianus Rijing, dan M. Refly. Mereka dilengkapi dengan perlengkapan selam, serta dibantu armada Unit Rescue dan sebuah polietilen boat sebagai sarana operasi.
Proses pencarian berlangsung sekitar 25 menit, dari pukul 12.06 Wita hingga 12.31 Wita. Meski terbilang bukan kejadian darurat kebakaran, aksi penyelamatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Damkarmatan Kukar dalam menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai situasi, termasuk kejadian non-kebakaran yang membutuhkan keterampilan penyelamatan khusus.
Kepala Damkarmatan Kukar, Fida Hurasani, mengapresiasi langkah cepat anggotanya dalam menjalankan tugas.
“Saya sangat bangga dengan respon cepat tim di lapangan. Damkarmatan bukan hanya soal memadamkan api, tetapi juga siap membantu masyarakat dalam berbagai kondisi penyelamatan. Kami berharap masyarakat dapat lebih berhati-hati, terutama di area sungai, agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.
Peristiwa ini menegaskan bahwa Damkarmatan Kukar tidak hanya hadir saat terjadi kebakaran, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Komitmen ini sejalan dengan semangat pelayanan Damkarmatan Kukar yang sigap, tanggap, dan humanis dalam menjalankan tugasnya. (Adv)
