
Ayobaca.co, Tenggarong – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat sarana dan prasarana penyelamatan di wilayah rawan banjir. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah dengan menyiagakan lima unit perahu karet yang ditempatkan di beberapa kecamatan strategis.
Kasi Pemadaman dan Investigasi Damkarmatan Kukar, Muksin, saat ditemui di Markas Komando (Mako) Damkarmatan Kukar, Jalan Aji Pangeran Mangkunegoro, Kelurahan Timbau, Tenggarong, Senin (11/11/2025), menjelaskan bahwa penyebaran perahu karet tersebut dilakukan untuk mendukung kegiatan penyelamatan dan evakuasi warga yang terdampak banjir di berbagai wilayah.
“Saat ini Damkar Kukar memiliki lima unit perahu karet yang telah disebar di sejumlah daerah, terutama di kawasan pinggiran Sungai Mahakam dan wilayah pesisir seperti Kecamatan Anggana, Muara Badak, hingga Tenggarong Seberang,” ujarnya.
Menurut Muksin, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi banjir yang kerap melanda wilayah-wilayah tersebut setiap musim hujan. Dengan kondisi geografis Kukar yang sebagian besar dilalui oleh Sungai Mahakam, ancaman genangan air dan luapan sungai menjadi hal yang harus selalu diwaspadai.
“Setiap musim hujan, beberapa wilayah di Kukar pasti tergenang. Karena itu, keberadaan perahu karet ini sangat penting agar kami bisa segera bergerak melakukan evakuasi ataupun pengiriman logistik ke daerah yang sulit dijangkau kendaraan darat,” tambahnya.
Selain sebagai sarana evakuasi korban banjir, perahu karet juga digunakan untuk kegiatan patroli sungai dan latihan penyelamatan air (water rescue) bagi anggota Damkarmatan Kukar. Pelatihan rutin dilakukan agar seluruh personel tetap sigap dan terlatih dalam menghadapi berbagai situasi darurat di perairan.
Muksin menambahkan, Damkarmatan Kukar akan terus berupaya menambah jumlah perahu serta meningkatkan kemampuan petugas dalam menangani bencana banjir. “Kami selalu berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait agar penanganan bencana dapat berjalan cepat dan terpadu,” pungkasnya.(Adv)
