
Ayobaca.co, Kutai Kartanegara – Di hari yang sama dengan penanganan kecelakaan sebelumnya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali dikerahkan untuk menangani kecelakaan lalu lintas di Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Minggu (9/11/2025). Ironisnya, insiden ini terjadi di lokasi yang sama, tepat di depan Kantor Desa Perjiwa, hanya berselang beberapa jam setelah kejadian pertama.
Laporan diterima oleh petugas Mako Induk Damkarmatan Kukar dari warga bernama Aldi sekitar pukul 13.02 Wita. Dalam laporannya, disebutkan bahwa kendaraan mengalami kecelakaan dan membutuhkan penanganan segera untuk menghindari potensi bahaya serta kemacetan di jalur tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, Peleton 2 Damkarmatan Kukar langsung bergerak menuju lokasi menggunakan unit mobil rescue lengkap dengan peralatan hidrolik rescue dan winch unit rescue. Sebanyak lima personel dikerahkan, yakni Achmad Insyari, Derry Septha Noer, Muhammad Rendy Adha JR, Muhammad Arief Saputra, dan Proklananda Alfandisyah.
Proses penanganan dimulai pukul 13.02 hingga 16.16 Wita, dengan fokus pada pengamanan lokasi dan evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kendaraan mengalami kerusakan cukup berat. Petugas juga memastikan jalur lalu lintas kembali aman dan kondusif setelah penanganan selesai dilakukan.
Pelapor, Aldi, mengaku kaget karena kejadian serupa kembali terjadi di lokasi yang sama dan pada hari yang sama.
“Baru saja tadi pagi ada kecelakaan di sini, tidak lama kemudian kejadian lagi. Sepertinya memang titik ini cukup rawan karena kondisi jalan menurun dan licin,” ujarnya.
“Untung tim Damkarmatan cepat datang lagi, jadi proses evakuasi bisa segera dilakukan dan jalan tidak macet lama,” tambahnya.
Kepala Damkarmatan Kukar, Fida Hurasani, yang akrab disapa Afe’, memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang kembali turun ke lokasi tanpa menunda waktu, meski baru saja menyelesaikan penanganan sebelumnya.
“Saya sangat mengapresiasi respon cepat tim di lapangan. Mereka baru saja selesai di lokasi itu, dan beberapa jam kemudian kembali ditugaskan di titik yang sama. Ini menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalitas yang tinggi,” ujar Fida.
Ia menambahkan bahwa kejadian berulang dalam waktu singkat di tempat yang sama menjadi catatan penting bagi Damkarmatan Kukar dan instansi terkait lainnya.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak desa, Dishub, dan kepolisian untuk melakukan evaluasi. Ada indikasi lokasi ini rawan kecelakaan, jadi perlu langkah pencegahan,” jelasnya.
“Keselamatan warga menjadi prioritas kami. Kami siap 24 jam melayani masyarakat, kapan pun dibutuhkan,” tegas Afe’.
Kepala Damkarmatan Kukar itu juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur-jalur menurun atau licin.
“Kami harap pengendara lebih waspada, apalagi di titik seperti Perjiwa ini. Sedikit lengah bisa berakibat fatal,” tutupnya.
Dengan sigapnya respons dan kerja sama tim di lapangan, Damkarmatan Kukar kembali menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan dalam penyelamatan dan penanganan darurat di wilayah Kutai Kartanegara, bahkan ketika dua kejadian terjadi di hari dan lokasi yang sama.(Adv)
