Mobil Dihentikan Terkait Narkoba, Polisi Justru Temukan Senpi

ayobaca.co, Samarinda – Tim Jatanras Polresta Samarinda mengamankan satu pucuk senjata api rakitan beserta amunisi saat melakukan pemeriksaan terhadap sebuah kendaraan di kawasan Terminal Lempake, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kamis (8/1/2026) siang.

Pengamanan tersebut bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika yang melintas dari arah Provinsi Kalimantan Utara menggunakan kendaraan roda empat. Menindaklanjuti informasi itu, petugas melakukan pemantauan dan pemeriksaan di sejumlah titik.

Sekitar pukul 14.45 Wita, petugas menghentikan satu unit mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi KU 1684 DT di Jalan Kebon Agung, tepat di depan Terminal Lempake. Dalam pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan narkotika.

Namun, pada pemeriksaan lanjutan, petugas menemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis genggam yang disimpan di dalam tas selempang hitam di belakang kursi penumpang.

Berdasarkan keterangan awal di lokasi, senjata api tersebut diakui milik salah satu penumpang berinisial K. Selanjutnya, yang bersangkutan bersama empat orang lainnya diamankan ke Polresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Selain mengamankan pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk senjata api rakitan, enam butir amunisi kaliber .38, tas selempang hitam, satu unit telepon genggam, serta satu unit mobil Daihatsu Sigra.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Agus Setyawan, menyampaikan bahwa kepemilikan senjata api tanpa izin merupakan pelanggaran hukum dan berpotensi membahayakan masyarakat.

“Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk kepentingan penyidikan,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang penyalahgunaan senjata api. Polresta Samarinda mengimbau masyarakat untuk tidak menyimpan atau membawa senjata api ilegal serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.(danny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *