Redkar Segihan Turun Tangan Bantu Padamkan Kebakaran SDN 024 Sebulu

Saat peristiwa kebakaran di SDN 024 Sebulu, Desa Sumber Sari.

Ayobaca.co, Kutai Kartanegara – Aksi cepat tanggap kembali ditunjukkan oleh Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Desa Segihan, Kecamatan Sebulu. Mereka turut dikerahkan membantu pemadaman kebakaran yang melanda SDN 024 Sebulu, Desa Sumber Sari, pada Selasa (4/11/2025) sore.

Kebakaran hebat itu terjadi sekitar pukul 16.38 Wita, menghanguskan beberapa ruang kelas dan fasilitas sekolah lainnya. Begitu mendapat kabar, Redkar Segihan segera menuju lokasi untuk memperkuat barisan Redkar Sumber Sari yang lebih dulu berjibaku memadamkan api.

Koordinator Redkar Segihan menyebut, timnya langsung membawa unit pemadam dan peralatan pendukung untuk membantu proses penyaluran air ke titik api yang berada di bagian belakang sekolah. “Kami bergerak cepat setelah menerima laporan dari jaringan Redkar. Api sudah cukup besar saat kami tiba, tapi bersama-sama dengan Redkar Sumber Sari dan bantuan warga, alhamdulillah bisa dikendalikan,” ujarnya.

Kebakaran yang berlangsung hingga sekitar 18.35 Wita itu menghanguskan empat ruang kelas (kelas 4B, 5A, 5B, dan 6), serta ruang dapur, koperasi, dan perpustakaan. Dua ruang guru juga dilaporkan mengalami rusak berat akibat terjilat api.

Selain Redkar Segihan dan Redkar Sumber Sari, proses pemadaman juga didukung PT Surya Hutani Jaya, tangki CPO warga, serta dua unit tandon jual air milik masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut mempercepat proses penanganan di lapangan, terutama saat suplai air sempat menipis.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kutai Kartanegara, Fida Hurasani, memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif para relawan Redkar Segihan dalam operasi pemadaman tersebut.

“Redkar Segihan menunjukkan semangat luar biasa. Kehadiran mereka memperkuat kerja sama antarpos dan menjadi bukti nyata bahwa sistem relawan kebakaran di tingkat desa berjalan efektif,” ungkap Fida.

Ia menambahkan, keberhasilan pemadaman di SDN 024 Sebulu adalah hasil kerja kolektif yang patut menjadi contoh. “Ini bukti bahwa koordinasi dan kepedulian antar-Redkar bisa menyelamatkan banyak aset masyarakat,” tambahnya.

Melalui semangat kebersamaan itu, Redkar Segihan kembali menunjukkan dedikasi tinggi dalam melindungi lingkungan dan masyarakat dari ancaman kebakaran.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *