ayobaca.co, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menggelar Pameran Kearsipan Tahun 2026 di Aula Gedung Perpustakaan Umum dan Kearsipan Kukar, Jalan Danau Semayang, Tenggarong, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.
Pameran tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data melalui pengelolaan arsip yang tertib dan profesional.
Aulia menegaskan bahwa arsip memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, tidak hanya sebagai dokumen administratif, tetapi juga sebagai rekam jejak pembangunan dan dasar dalam pengambilan kebijakan.
“Arsip adalah jejak perjalanan daerah dan menjadi dasar dalam melihat bagaimana kebijakan serta pembangunan dijalankan,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah era keterbukaan informasi, ketersediaan arsip yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi hal yang sangat penting dalam membangun kepercayaan publik.
“Pemerintah wajib menyediakan data yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tambahnya.
Melalui pameran ini, masyarakat diajak untuk memahami pentingnya arsip sebagai bagian dari sejarah sekaligus fondasi dalam perencanaan pembangunan ke depan. Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi, khususnya bagi generasi muda, agar lebih peduli terhadap pelestarian arsip.
Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kukar, M. Rida Darmawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang berbasis data dan bukti autentik, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah.
“Arsip tidak lagi sekadar administrasi, tetapi menjadi sistem penting dalam mendukung perencanaan, pengambilan kebijakan, serta pertanggungjawaban publik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pengawasan terhadap 59 perangkat daerah, kualitas pengelolaan arsip di lingkungan Pemkab Kukar secara umum mengalami peningkatan. Sejumlah perangkat daerah bahkan berhasil meraih kategori sangat memuaskan, meski masih terdapat beberapa yang perlu pembinaan lebih lanjut.
Pameran Kearsipan 2026 yang berlangsung selama dua hari, 9 hingga 10 April 2026, juga dirangkai dengan pemberian penghargaan hasil pengawasan kearsipan internal tahun 2025.
Dalam pameran ini, ditampilkan berbagai koleksi arsip, baik tekstual maupun non-tekstual, yang menggambarkan perjalanan sejarah Kabupaten Kutai Kartanegara dari masa ke masa. Mulai dari era kesultanan, masa kolonial, pembentukan daerah, hingga pembangunan modern.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kukar berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya arsip semakin meningkat, sekaligus mendorong terwujudnya sistem kearsipan yang lebih modern dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.(Danny)
