Polres Kukar Gulung Jaringan Sabu 1,5 Kg, Ratusan Tersangka Diamankan

ayobaca.co, Tenggarong – Perang terhadap narkotika di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) terus digencarkan. Dalam kurun waktu empat bulan pertama tahun 2026, Polres Kukar berhasil mengungkap puluhan kasus, termasuk membongkar jaringan sabu dengan barang bukti mencapai 1,5 kilogram.

Kapolres Kukar, Khairul Basyar, mengungkapkan bahwa sejak Januari hingga April 2026, pihaknya telah menangani 79 kasus narkotika dengan total 103 tersangka.

“Dari jumlah tersebut, terdiri dari 97 laki-laki dan 6 perempuan. Barang bukti yang diamankan meliputi 3.678,73 gram sabu, 1.140 butir obat keras, serta 328,94 gram ganja,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (15/4/2026).

Dari seluruh pengungkapan tersebut, kasus yang menonjol terjadi di wilayah Loa Janan. Polisi berhasil membongkar jaringan peredaran sabu dengan total barang bukti mencapai 1,5 kilogram.

Kapolres menjelaskan, pengungkapan itu bermula dari penangkapan seorang kurir berinisial A (24) di Desa Loa Duri Ulu. Dari tangan pelaku, petugas menyita lebih dari 1 kilogram sabu yang rencananya akan diedarkan di wilayah tersebut.

“Pelaku mengaku hanya sebagai kurir dan mendapat upah Rp800 ribu untuk sekali pengantaran,” jelasnya.

Pengembangan kasus kemudian mengarah ke sebuah kamar hotel di Samarinda. Di lokasi tersebut, petugas kembali mengamankan satu tersangka lain berinisial NN (33) beserta ratusan gram sabu dan sejumlah alat pengemasan.

Sementara itu, pengembangan kasus masih terus dilakukan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas. Kasat Resnarkoba Polres Kukar, Yohannes Bonar Adiguna, menegaskan bahwa pihaknya masih memburu pelaku lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

“Satu orang lainnya telah kami tetapkan sebagai DPO dan saat ini masih dalam pengejaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam menekan peredaran narkotika di wilayah Kukar.

“Dengan asumsi satu gram sabu digunakan oleh 10 orang, maka pengungkapan ini diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 15.000 jiwa,” tegasnya.

Polres Kukar memastikan akan terus memperketat pengawasan dan tidak memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika, termasuk yang memanfaatkan berbagai modus baru. (Danny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *